Wednesday, February 25, 2009

Saudariku, Aku Menggugah Rasa Malumu...!

  • Judul: Saudariku, Aku menggugah Rasa Malumu, Tidakkah Kau Ingin Menjawabnya?
  • Sumber: I Appeal to Your Sense of Shame My Muslim Sister, Will You not Respond?
  • Penulis: Nawal bint Abdullah
  • Artikel oleh: A Learning Page

“Ada dua golongan penduduk neraka yang sekarang saya belum melihat keduanya, yaitu: wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berlenggak-lenggok dan memiringkan kepalanya seperti punuk unta, dimana mereka tidak akan masuk surga, bahkan mencium baunya pun tidak bisa”

(HR Muslim dan Ahmad)


Mengapa Aku Menulis

Saudariku tercinta, kata-kata yang kutulis berasal dari hati yang dipenuhi kesedihan dan rasa sakit atas kondisi menyedihkan terhadap banyak wanita Muslimah sekarang ini. Kita melihat wanita Muslimah yang berpakaian tetapi telanjang, keluar memamerkan kecantikannya dan menggoda hamba-hamba Allah dengan senjata yang sangat kotor – senjata bujukan dan rayuan yang dia pelajari sebagai cara dan alat untuk menggoda. Engkau menemukan godaan ini di rumah dan di jalan dan dalam perkataan dan dalam gerakan. Godaan dalam pakaian dan mempercantik (diri), dalam berjalan dan duduk dan pada lirikan mata. Ini benar-benar perkara yang serius yang memalukan dan merobek-robek hati dengan kesedihan manakala kita hidup dalam kenyataan dimana begitu banyak wanita Muslimah terlepas dari rasa malu. Agama ini dan Al-Qur’an terlupakan, perbuatan dan akhlak diingkari… dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah!

Saudariku, kata-kata ini dari penaku yang hina dan lemah ditandai oleh jiwa yang terluka dan tidaklah ini melainkan sebuah jeritan dari sebuah peringatan dan perhatian bagimu saudariku. Ini adalah kata-kata yang saya harapkan dapat terdengar oleh telingamu yang melaluinya dapat mencapai pintu hatimu dan menemukan tempat disana, masuk, diterima dan dilaksanakan.

Kata-kata ini keluar dari hati yang berisi cinta, persahabatan dan nasihat yang tulus untukmu. Nasihat dari saudarimu yang begitu perduli terhadap saudarinya yang dilihatnya bergerak menuju jalan kesesatan dimana dia pasti akan terhanyutkan. Dia telah menyimpang dan jatuh ke dalam jebakan dan perangkap yang telah disiapkan baginya oleh Zionist dan dia lalai dan tidak mengetahuinya. Bagaimana mungkin aku tidak memegang tangannya dan menasihatinya, mengarahkannya atau mencoba membuka matanya terhadap rencana dan Persekongkolan disekitarnya?

Saudariku, kata-kataku bukanlah sesuatu yang baru, namun merupakan pengingat bagimu sehingga mungkin Allah akan menjadikannya penyebab bagimu untuk mendapatkan manfaat dengannya dan membuatnya mengalir didalam hatimu dengan kesejukan dan kedamaian. Semoga dengannya akan memberikan pengaruh yang besar terhadapmu, insya Allah. Saya mengunggahmu saudariku tercinta, terhadap rasa keberagamaanmu, kepada fitrah yang Allah menciptakanmu dengannya, dan rasa malumu, dan rasa takut kepada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa. Tidakkah engkau mendengar panggilan suadarimu yang tulus yang sangat perduli kepadamu?

Ketahuilah saudariku, bahwa engkau dan aku dan setiap wanita Muslimah, berdiri pada sebuah pelabuhan, diantara pelabuhan-pelabuhan Islam. Yakni, keluarga Muslim dan pendidikan anak-anak dengan cara yang dicintai dan diridhai Allah. Pilar dan landasannya adalah ketaatan kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya r dan mencari apa yang diridhai oleh Allah untuk mendapatkan sesuatu yang tidak ternilai yang kita semua menginginkannya – Surga.

Untuk itulah, saudariku Muslimah, ketika musuh-musuh Islam melihat kedudukan wanita Muslimah dan kekuatan pengaruhnya yang dimiliki diantara mereka dimana dia tinggal sebagai guru dan pembangun generasi berikutnya dan karena dialah asuhannya dapat menjadi kuat atau rusak, mereka mengarahkan perhatian mereka kepada kita. Mereka berfokus pada kita - wanita Muslimah - untuk menghancurkan akhlak kita dan mengambil agama dan rasa malu kita ke arah yang secara alami kita tempatkan dan kita diperintahkan untuk berpegang teguh kepadanya, sampai akhlak anak-anak kita, laki-laki generasi mendatang, pilar-pilar ummat, menjadi rusak. Mereka akan merusak akhlak ini yang mendukung ummat dalam pertumbuhan dan pemahaman dan atas mereka (laki-laki) yang di atas mereka lah terletak kehormataan setelah (bergantung) kepada Allah. Jika pilar ini dibuat menjadi cacat atau dihancurkan dan kekuatan alami ummat ini menjadi lemah, maka akan menjadi apa masa depannya? Sungguh persis seperti inilah yang dikehendaki musuh-musuh Allah.


Tidakkah Engkau Pahami?

Tidakkah engkau tahu bagaimana mereka (musuh-musuh Islam) dapat menyusup dan mempengaruhi kita melalui media-media yang membujuk dan dari luar tampak tidak berdosa namun di dalamnya kotor? Ini dengan cara memberikan racun yang dibungkus madu yang ditampilkan melalui cara-cara iklan, gemerlap dan memikat. Hal ini dilakukan melalui majalah-majalah yang rendah, fashion yang menggiurkan, dan kisah-kisah indah. Ini dilakukan melalui serial televisi, film, nyanyian, dan cara-cara lainnya. Apakah engkau melihat Allah? Tidakkah engkau hendak kembali kepada Rabb-mu dan membuarg rencana-rencana musuhmu kembali pada mereka dan menolak konsep-konsep dan gelar-gelar yang menipu? Maukah engkau mengatakan dengan kekuatan dan kehormatan sebagai seorang Muslimah ‘Saya tidak menerima selain dari perintah Allah dan perintah Nabi-Nya!’?

Saudariku. Apa yang diinginkan musuhmu darimu sungguh sangat berharga dan mahal. Itu bukanlah hal yang sederhana bagimu. Mereka ingin menghancurkan agamamu, karakter akhlakmu, kebaikanmu, rasa malumu yang darinya engkau memperoleh harga diri dan kehormatan. Mereka menginginkanmu menjadi hina, tercela, dan diabaikan oleh masyarakat, sebagaimana kondisi kaum wanita mereka. Mereka mengajak untuk melepaskan hijab dan pada ketelanjangan dan menyingkapkan dirimu dan mereka berkata kepadamu:

Robek-robeklah hijabmu wahai puteri-puteri Islam. Robek dan bakarlah tanpa ragu. Karena sesungguhnya itu (hijab) adalah pelindung yang semu.

Mereka menjalin persekongkolan demi persekongkolan dan memikirkan rencana-rencana dan menempati posisi penyergepan di sekeliling kita. Mereka memulai perbuatan-perbuatan kotor dan beracun seperti yang disebut sebagai ‘gerakan pembebasan’, dan ‘kesetaraan’ dan pendorongnya adalah untuk kehancuran karakter akhlakmu juga diriku, sebagaimana juga akhlak seluruh wanita Muslimah. Ini semua cara-cara dan senjata yang dapat mereka gunakan untuk menghancurkan agama yang haq ini dan penjagaan Islam, akhlak dan rasa malu. Marilah menjadi tangan yang kuat memukul dengan kepalan, hijab, kesopanan, dan akhlak, (ke) wajah semua orang yang melanggar setiap bagiannya (yakni al-haya atau rasa malu-pent.) dan mencoba mendekati dan membahyakannya.

Engkau dan aku dan setiap wanita Muslimah harus mengatakan kepada musuh-musuh Allah apa yang dikatakan Aisyah at-Taimuriyyah:

Dengan tangan kesopanan aku mempertahankan kehormatan hijab
Dan dengan rasa maluku aku telah mengangkat zamanku
Dan dengan anugerah pemikiran yang jernih
dan watak yang kritis adabku disempurnakan
Tidak ada sesuatu yang membahayakanku dari budaya dan pelajaran yang baik
Kecuali akulah yang terbaik diantara yang bijak
Tidak ada yang menghalangi kita untuk bangkit
Kecuali menurunkan penutup kepala dan wajah

Saudariku tercinta, apa yang sungguh mengiris jiwaku dan membuatku tak dapat beristirahat adalah melihat wanita muda Muslimah yang meyakini Allah adalah Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai rasul dan nabinya, berkeliaran di jalan-jalan, tempat-tempat perbelanjaan, dan tempat-tempat umum lainnya dimana orang menemukan kebaikan dan keburukan, keluhuran dan kejahatan, orang-orang yang hatinya bersih dan orang-orang yang hatinya berpenyakit yang mengikuti kelemahan sexualnya mengejar wanita-wanita muda. Wanita-wanita muda ini keluar dengan mempercantik (diri) atau mengenakan hijab dari jenis yang hijab itu sendiri menyerupai perhiasan yang dengan penampilan dan gayanya meluncur laksana panah daya tarik ke dalam hati yang dipenuhi nafsu laki-laki yang demikian. Dia akan tergoda dan hatinya terperangkap oleh wanita itu. Akankah Allah ridha, aku bertanya padamu demi Allah, dengan perbuatan wanita muda ini manakala Dia lah yang berkata kepadanya dan wanita-wanita yang sepertinya:

وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“…janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu” (QS Al-Ahzab [33] : 33).

Atau akankah Allah ridha dengan agama wanita ini, rasa malunya, kepribadiannya sebagaimana dia diajarkan dan dibesarkan dengannya?

Saudariku, tidakkah engkau menyadari bahwa diantara tanda-tanda lemahnya keimanan dalam diri seorang wanita Muslimah dan awal mula dari kekalahannya dan kehilangan kehormatan dan keutamaannya adalah manakala dia mengabaikan dan meninggalkan agamanya dan akhlaknya? Rasa malu merupakan bagian dari kodratnya. Wanita Muslimah selalu menjadi perumpamaan malu, sebuah peribahasa mengatakan:

Malu yang tertinggi adalah perawan di dalam sangkarnya.

Hilangnya malu dalam diri seorang wanita adalah kelemahan imannya dan keluar dari kodratnya. Pernahkah engkau memikirkannya?

Demi Allah, tidak ada kebaikan dalam kehidupan tidak juga di dunia, ketika malu telah menghilang.


Janganlah Menjadi Daun yang Diterbangkan Angin

Saudariku tercinta, waspadalah terhadap karakter wanita yang mengikuti secara membabi buta setiap berita atau tren baru yang berasal dari Zionis. Engkau memiliki martabatmu sendiri dan kepribadian bebas yang membedakanmu dengan yang lainnya. Jika engkau ingin mengikuti sebuah contoh (keteladanan), temukanlah dalam biografi para sahabat wanita yang mulia dan suci. Engkau harus melihat kepada para Da’i yang shalih dan takut kepada Allah karena merekalah yang lebih patut kita nantikan, berkumpul dan diikuti keteladannya. Mereka adalah penerang jalan kepada petunjuk dan dengan kebersamaan mereka adalah yang terbaik di kehdiupan sekarang dan akhirat kelak.

Jangan ikuti, saudariku, para dai yang buruk yang mengajak pada kerusakan yang membual dengan kejahatan... mereka yang merampas pakaian kemuliaan malu. Demi Allah, apa yang membuat hati menangis dan mengiris jiwa dengan duka cita adalah melihat wanita Muslimah... jika dia melihat rekan buruknya mengenakan pakaian ketat, pendek dan transparan dia (pun) mengenakannya dan mengikuti mereka. Jika dia melihat mereka mengenakan celana ketat yang mengundang dan membuka pakaiannya terkadang bahkan memperlihatkan kemaluannya, paha dan pinggulnya, dia membeo kepada mereka! Dia tidak menegakkan hukum syariat dalam pakaiannya juga tidak perduli apa yang dipandang Allah baik baginya. Sebaliknya dia mengikuti apa yang disebut ’kemajuan’ dan tidak memiliki keinginan untuk beralih dari prosesi peradaban dan pembangunan dan melihat setiap penyimpangan sebagai penindasan, kemunduran dan keterbelakangan meskipun sumber dari kemunduran, keterbelakangan, kekalahan dan kepolosan sebenarnya berada dalam konsep, pembawaan dan perbuatannya.

Artikel ini adalah beberapa bab dari eBook "Saudariku, Aku Menggugah Rasa Malumu, Tidakkah Kau Ingin Menajwabnya?" yang diterjemahkan secara bebas dari eBook berbahasa Inggris yang bisa anda dapatkan di Islam House. Nantikan e-Book lengkapnya di Maktabah Raudhah al-Muhibbin. Kritik dan saran berkenaan dengan artikel ini dapat anda sampaikan melalui komentar atau dengan mengirimkan eMail ke alamat kami.

Technorati Tags: ,,,,

Sunday, February 22, 2009

Kesempurnaan Islam

  • Judul Kajian: Kesempurnaan Islam
  • Pemateri: Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
  • File: 49.36 MB (dalam 3 file MP3 )
  • Total Durasi: 3:30:33
  • Transkrip: Download Transkrip (32 hal, pdf)

Pembahasan kesempurnaan Islam tentu tidak akan lengkap jika tidak membahas aspek-aspek yang mengurangi kesempurnaannya, yaitu bid’ah. Dalam kajian ini, al-Ustadz memberikan pembahasan dengan dalil yang begitu jelas hingga tidak menyisakan keraguan, bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Bahwa Islam itu telah sempurna, dan apa saja yang datang setelah kesempurnaan Islam itu, baik penambahan atau pengurangan akan merusak kesempurnaan Islam itu sendiri.

Pada bagian pertama, dijelaskan mengenai kesempurnaan Islam beserta dalil-dalil yang jelas mengenai kesempurnaan Islam, yang membatalkan seluruh amalan yang diada-adakan, meskipun dengan niat baik, setelah turunnya ayat tentang kesempurnaan Islam dalam surat Al-Ma’idah ayat 3.

Bagian kedua kajian ini membahas mengenai pengantar Ilmu Ushul Bida’ secara ringkas. Dalam kajian ini, dijelaskan beberapa aspek terkait dengan bid’ah, defenisi dan batasan-batasannya, sebab-sebab timbulnya bid’ah, dan lain-lain, dan beberapa aspek lainnya.

File ketiga kajian ini merupakan bagian dari file kedua yang terpotong, (pembahasan no. VIII pada transkrip).

Jazakallah khair kepada seorang teman yang telah memberikan kajian ini pertengahan/akhir tahun 2005 yang lalu. Semoga Allah merahmatimu dimanapun kamu berada.

Kesempurnaan Islam 1
Kesempurnaan Islam 2
Kesempurnaan Islam 3

Wednesday, February 18, 2009

Wanita Pemegang Bara Api


  • Judul: Wanita Pemegang Bara Api</li>
  • Pemateri: Ustadz Abu Zubair al-Hawary, Lc.
  • Sumber: N/A
  • File: 18 MB @ 24 kbps mp3
  • Durasi: 1:45:02


Di zaman sekarang ini, banyak wanita, kaum Muslimah, yang kehilangan suri tauladan. Betapa banyak diantara kita yang menjadikan orang-orang fasik sebagai contoh dalam kehidupan, atau paling tidak yang paling sering kita baca dan dengar kisahnya, menyebut mereka sebagai bintang. Padahal dari kisah-kisah Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, ada banyak tokoh wanita yang patut dijadikan suri tauladan. Merekalah bintang yang sesungguhnya.

Dimana posisi kita dibandingkan dengan Masyitha, wanita tukang sisir puteri Fir’aun, yang tetap teguh menyaksikan anak-anaknya satu persatu dimasak ke dalam minyak panas untuk membuat dirinya berpaling dari tauhid kepada Allah, hingga akhirnya dia dan bayinya beserta seluruh anaknya mati dalam siksaan Fir’aun itu? Pada saat ini, kita hanya sekedar mendengarkan cemoohan orang-orang bodoh dan benci terhadap ajaran Islam, yang mengatakan bahwa mengenakan Jilbab adalah tanda keterbelakangan, kita menjadi malu dan rela menaggalkan hijab dan membuka aurat, padahal kita juga menginginkan surga!

Dimana posisi kita dibandingkan dengan Asiah, sang Ratu isteri Fir’aun, yang rela meninggalkan kedudukannya sebagai wanita utama di dunia, di kerjaan seseorang yang paling berkuasa saat itu, dengan tabah menjalani siksaan yang begitu pedih untuk memeprtahankan aqidahnya, hanya berharap kepada Allah untuk menjadikannya pemilik rumah di Surga. Sedangkan kita pada saat ini, hanya sekedar menampakkan agama dan menjalankan sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam pun kita malu, dan bahkan mencemooh orang-orang yang teguh di atas sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam. Padahal kita juga mengharapkan Surga!

Sungguh, seseorang yang hendak menegakkan agamanya pada hari ini terasa sangat berat. Sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda:

يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ

”Akan datang suatu zaman kepada manusia di mana orang yang memegang agamanya ibarat orang yang menggenggam bara api.”(HR Tirmidzi 2140)

Kajian ini mengajak kita untuk mengenal dan meneladani mereka, wanita penggenggam bara api. Wanita-wanita yang teguh di atas agamanya, meski harus mengorbankan dirinya. Para wanita yang diabadikan dalam sejarah Islam akan ketinggian kedudukannya di sisi Allah, karena keteguhan mereka diatas akidah dan keimanan terhadap Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Wanita Pemegang Bara Api


Technorati Tags: ,,,


Monday, February 16, 2009

Dimana Tempat Tinggalmu Nanti...?

  • Judul: Dimana Tempat Tinggalmu Nanti?
  • Pemateri: Ustadz Abu Zubair al-Hawary, Lc.
  • Sumber: Rekaman Kajian Salatiga (anonious)
  • File: 23.5 MB MP3
  • Durasi: 2:10:53
  • Transkrip: N/A


Pernahkah terpikir oleh kita, dimana tempat tinggal kita esok hari? Cepat atau lambat saat itu akan datang pada setiap kita. Setiap kita akan meninggalkan rumah kita yang lapang dan terang benderang, ke liang lahat yang gelap gulita.

Setelah kematian seseorang tidak menempati rumah kecuali yang dahulu dia bangun sebelum dia mati. Jika dahulu dia hidup dia membagun rumah dengan baik dengan keimanan, amal shalih, berpegang teguh kepada agama Allah Tabaraka wa Ta’ala, maka baik pula lah rumahnya kelak setelah dia mati. Sebaliknya jika dia membangunnya dengan amal keburukan, maksiat, melalaikan agama Allah Tabaraka wa Ta’ala, maka penyesalan dan kerugianlah yang akan dia hadapi.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْماً لَّا يَجْزِي وَالِدٌ عَن وَلَدِهِ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِ شَيْئاً إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ

”Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.” (QS Luqman [31] : 33)

Kajian ini mengajak kita untuk membuka hati sebelum membuka mata dan telinga. Mengajak kita untuk melembutkan hati hingga mudah menerima kebenaran dan istiqamah di atasnya, dan bersiap-siap untuk menempati timpat tinggal kita kelak, cepat atau lambat, sesuatu yang pasti terjadi, kehidupan setelah mati!

Dimana Tempat Tinggalmu Nanti?

Wednesday, February 11, 2009

Manhaj Para Nabi dalam Tazkiyatin Nafs

  • Judul: Manhaj Para Nabi dalam Tazkiyatun Nafs
  • Pemateri: Ustadz Mubarak Bamualim, Lc.
  • Sumber: Assunnah Mine
  • Link: N/A
  • File: 55 MB mp3
  • Durasi: 3:45:50
  • Transkrip: Download Transcript


Kajian ini merupakan pembahasan beberapa bab dalam kitab Manhajul Anbiya fi Tazkiyatin Nafs karya Syaikh Salim bin Ied al-Hilali.

Melalui kajian ini, sebagaimana yang dikemukakan di dalam kitab aslinya, menegaskan bahwa tidak ada cara-cara atau tarikat tertentu dalam tazkiyatun nufus, kecuali bahwa tazkiyatun nufus akan tercapai dengan meraih ketaqwaan melalui pelaksanaan ajaran agama Islam secara keseluruhan dengan dasar ikhlas dan ittiba’ kepada sunnah. Bahwa seluruh amal ibadah akan mensucikan jiwa seseorang dan sebaliknya kemaksiatan akan mengotorinya. Dan bahwa ajaran agama ini secara keseluruhannya membersihkan diri seseorang dari kesyirikan kepada tauhid, dari kemunafikan kepada keikhlasan, dari kekufuran kepada iman, dari bid’ah kepada sunnah. Berbarengan dengan itu, penulis juga membongkar kesesatan tarekat-tarekat yang mengaku melakukan tazkiyatun nafs namun justru menempuh cara-cara yang bertentangan dengan syari’at Islam.

Manhaj Para Nabi dalam Tazkiyatin Nafs A
Manhaj Para Nabi dalam Tazkiyatin Nafs B
Manhaj Para Nabi dalam Tazkiyatin Nafs C


Monday, February 09, 2009

Siapkah Anda Menghadapi Empat Pertanyaan di Padang Mashyar?

  • Judul: Siapkah Anda Menghadapi Empat Pertanyaan di Padang Mashyar?
  • Penusli: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
  • Sumber: Brosur Islamic Center Dammam

Setiap Muslim wajib mengenai Hari Akhir atau Hari Kiamat. Bahkan hal itu merupakan rukun iman yang kelima. Di dalam hadits-hadits shahih diterangkan bahwa setelah dunia ini hancur, manusia yang di dalam kubur dibangkitkan dan semua akan dikumpulkan oleh Allah di Padang Mashyar. Siapkah kita menghadapi peristiwa tersebut? Apa saja yang akan terjadi pada saat itu?

Pada saat itu manusia akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Ta’ala tentang segala macam yang telah dilakukan selama hidup di dunia ini. Pada hari itu tidak berguna harta, anak, tidak bermanfaat apa yang dibanggakan selama di dunia ini. Pada hari itu hanya ada penguasa tunggal, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan berbagai macam nikmat kepada manusia, kemudian Dia menyuruh menggunakan nikmat tersebut sebaik-baiknya dalam rangka mengabdi kepada-Nya.

Karena Allah telah menganugerahkan nikmat-nikmat itu kepada manusia, maka sangat wajar apabila Dia menanyakan kepada manusia untuk apa nikmat-nikmat itu digunakan.

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba (menuju batas shiratul mustaqim) sehingga ia ditanya tentang umurnya, untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya darimana ia peroleh dan kemana ia habiskan, dan badannya untuk apa ia gunakan.” (HR Tirmidzi dan Ad-Darimi).

1 Umur

Umur adalah sesuatu yang tidak pernah lepas dari manusia. Bila kita berbincang-bincang tentang umur, maka berarti kita berbicara tentang waktu. Allah dalam Al-Qur’an telah bersumpah dengan waktu: ”Demi masa”, maksudnya agar manusia lebih memperhatikan waktu. Waktu yang diberikan Allah adalah 24 jam dalam sehari-semalam. Untuk apa kitagunakan waktu itu? Apakah waktu itu untuk beribadah atau untuk yang lain, yang sia-sia?

Diantara sebab-sebab kemunduran umat Islam ialah bahwa mereka tidak pandai menggunakan waktu untuk hal-hal yanag bermanfaat, sebagian besar waktunya untuk bergurau, bercanda, ngobrol tentang hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan terkadang membawa kepada perkataan yang tidak berarti dan pertikaian. Sementara ornag-orang kafir menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga mereka maju dalam berbagai bidang kehidupan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Keadaan umat Islam saat ini sangat memprihatinkan. Ada di antara mereka yang tidak mengerti ajaran agamanya dan ada yang tidak mengerti ilmu pengetahuan umum. Bahkan ada di antara mereka yang buta huruf baca tulis Al-Qur’an. Bila kita mau meningkatkan iman dan amal, maka seharusnyalah kita bertanya kepada diri masing-masing. Sudah berapa umur kita hari ini dan apa yang sudah kita ketahui tentang Islam, apa pula yang sudah kita amalkan dari ajaran Islam ini? Janganlah kita termasuk orang-orang yang merugi.

2. Ilmu

Yang membedakan antara Muslim dan kafir adalah ilmu dan amal. Orang Muslim berbeda amalannya dengan orang kafir dalam segala hal, dari mulai kebersihan, berpakaian, berumah tangga, bermuamalah dan lain-lain. Seorang Muslim diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya agar menuntut ilmu. Allah berfirman:

هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

"Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" (QS Az-Zumar [39] : 9)

Ayat ini kendatipun berbetuk pertanyaan tetapi mengandung perintah untuk menuntut ilmu. Menuntut ilmu agama hukumnya adalah wajib atas setiap individu Muslim, misalnya tentang membersihkan najis, berwudhu yang benar, cara shalat yang benar dan hal-hal yang dilaksanakan setiap hari. Karena bila ia tidak tahu, maka amalannya akan tertolak, dan Allah akan bertanya kenapa ia mengikuti apa yang tidak ia ketahui, seperti dalam firman-Nya:

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS Al-Isra [17] : 36)

Ilmu yang sudah dipelajari oleh umat Islam harus digunakan untuk kepentingan Islam. Ilmu yang sudah dituntut dan dipelajari wajib diamalkan menurut syariat Islam. Ilmu tidak akan berarti apa-apa dalam hidup dan kehidupan manusia kecuali bila manusia mengamalkannya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

”Beramallah kamu (dengan ilmu yang ada) karena tiap-tiap orang dimudahkan menurut apa-apa yang Allah ciptakan atasnya.” (HR Muslim)

3. Harta

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

”Bagi tiap-tiap umat itu fitnah dan sesungguhnya fitnah umatku adalah harta.” (HR At-Tirmidzi dan Hakim)

Harta pada hakikatnya adalah milik Allah. Harta adalah amanat Allah yag dilimpahkan kepada umat manusia agar dia mencari harta itu dengan halal, menggunakan harta itu pada tempat yang telah ditetapkan oleh syariat Islam. Bila kita amati keadaan umat Islam saat ini, banyak kita dapati di anara mereka yang tidak perduli lagi dengan cara mengumpulkan hartanya, apakah dari jalan yang halal atau jalan yang haram. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah meramalkan hal ini dengan sabdanya:

”Nanti akan datang suatu masa, di masa itu manusia tidak perduli dari mana harta itu ia peroleh, apakah dari yang halal ataukah dari yang haram.” (HR Al-Bukhari)

Setiap Muslim harus hati-hati dalam mencari mata pencaharian hidupnya karena banyak manusia yang terdesak masalah ekonomi lalu ia hingga tidak perduli lagi dari mana harta itu ia peroleh. Ada yang memperoleh harta dari usaha-usaha yang batil, misalnya hutang tdak dibayar, korupsi, riba, merampok, berjudi dan lain sebagainya. Orang yang mencari usaha dari yang haram akan mendapat siksa dari Allah, seperti disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

”Barangsiapa yang dagingnya tumbuh dari barang yang haram, maka Neraka itu lebih patut baginya (sebagai tempat).” (HR Al-Hakim).

Harta yang kita dapat dengan cara yang halal harus pula kita infaqkan pada jalan yang benar pula. Bila tadi disebutkan bahwa harta itu milik Allah, maka wajib pula kita gunakan harta itu untuk dalam rangka menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini.

Di dalam Al-Qur’an ada delapan golongan yang berhak mendapatkan zakat, yaitu para fuqara (orang fakir), masakin (orang miskin), amil (pengurus zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), untuk membebaskan budak, orang-orang yang berhutang, untuk perjuangan di jalan Allah dan orang yang sedang dalam perjalanan. Di masa-masa sekarang ini ada beberapa kelompok yang masuk prioritas ulama yang berhak mendapatkan infaq dan shadaqah, yaitu folongan fuqara, masakin danorang yang berjuang di jalan Allah.

Orang fakir adalah oran gyang butuh, tetapi tidak mempunyai pekerjaan, sedangkan hidupnya digunakan auntuk membantu agama Islam. Jadi orang fakir yang dibantu adalah orang yang hidupnya untuk berjuang di jalan Allah bukan pemalas yang tidak mau berusaha dan tidak melaksanakan syariat Islam. Sedangkan orang miskin adalah orang yang berusaha, tetapi usahanya hanya mencukupi kebutuhan minimalnya dalam keluarganya untuk makan sehari-hari.

4. Badan

Manusia merupakan mahluk yang paling sempurna yang diciptakan Allah di muka bumi ini. Dengan kesempurnaan susunan tubuh serta akal fikiran yang diberikan Allah, manusia dijadikan sebagai khalifah di bumi, manusia dibebani taklif agar dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Jasmani manusia ini dituntut bekerja untuk melaksanakan fungsi khilafah dalam rangka mengabdi kepada Allah. Letihnya manusia dalam melaksanakan ibadah kepada Allah akan diganjar dengan pahala. Tetapi bila letihnya dalam rangka bermain-main, mengerjakan maksiat, perbuatan sia-sia, beribadah dengan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, maka sia-sia letihnya itu, bahkan ada yang akan diganjar dengan api Neraka, karena mereka termasuk orang-orang yang celaka, sebagauna sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam:

”Tiap-tiap amal (pekerjaan) ada masa-masa semangat dan tiap-tiap masa semangat ada masa lelahnya, maka barangsiapa lelah letihnya karena melaksanakan sunnahku, maka ia telah mendapatkan petunjuk, dan barangsiapa yang letihnya bukan karena melaksanakan sunnahku, maka dia termasuk orang yang binasa.” (HRAl-Hakim dan Al-Baihaqi).

Demikianlah, pada hari mashyar masing-masing manusia akan diminta pertanggungajwaban atas segala perbuatan yang telah dikerjakannya selama hidupnya di dunia. Seudah siapkan kita menjawab pertanyaan-pertanyaan itu? Kalau belum, kapan lagi kita memperisapkan diri kalau tidak sekarang?

Segala puji bagi Allah, Penguasa sekalian alam, semoga shalawat dan salam tercurah atas Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya.

Friday, February 06, 2009

Kisah Cinta yang Paling Indah

  • Judul: Kisah Cinta yang Paling Indah
  • Pemateri: Ustadz Zubair al-Hawary, Lc.
  • File: 1. 11 MB dan 2. 5.8 MB
  • Durasi: 1:34:11

Ada banyak kisah cinta fiktif imaginasi manusia yang meraup begitu banyak perhatian sebagaian besar orang. Tidak perduli jika di dalamnya terkandung hal-hal yang condong kepada maksiat, bahkan sampai pada titik sang tokoh fiktif menjadi legenda yang diidolakan. Ada beberapa kisah cinta nyata diantara dua anak cucu Adam yang begitu dieluk-elukkan, meski dalam perjalanannya melanggar norma-norma syariat. Sayangnya, hanya sebagian kecil orang yang mau mengambil pelajaran dari sebuah kisah nyata yang dari sebaik-baik manusia di muka bumi, Rasulullah shallallahu alía wasallam.

Kisah cinta yang terdapat dalam kajian ini sungguh jauh berbeda. Anda tidak diajak memasuki dunia hayalan sebagaimana novel roman picisan yang begitu diminati. Di dalamnya anda akan menemui kisah yang penuh dengan keteladanan, bagaimana cinta yang sesungguhnya.



Kisah Cinta yang Pling Indah 1
Kisah Cinta yang Paling Indah 2

Sunday, February 01, 2009

Indeks Artikel


WebLink

No N a m a Conntent
I Radio/Aduio Streaming
1.
Audio As-Sunnah
Tersedia koleksi kajian yang lumayan lengkap dari berbagai kajian dan daurah di tanah air dan di luar jengeri dari para asatidzah Indonesia yang dapat anda download dengan mudah.
2.
Ngaji Online Siaran langsung setiap minggu dari Madinah, yang bisa didengarkan via yahoo confrense dan rekaman kajian pada waktu-waktu tertentu. Tersedia fasilitas donwload kajian
3. Radio Ahlus Sunnah wal Jamaah- RODJA Siarang langsung dan siaran tunda kajian denga para Asatidzah Indonesia setiap hari, pelajaran bahasa Arab, pelajaran Tajwid, dan acara khusus anak-anak. Tersedia fasilitas download rekaman kajian. Dipancarkan dari daerah Cileungsi, JABAR
4. Radio Assunnah Siarang langsung yang dapat diikuti pula via yahoo confrense. Dipancarkan dari Cirebon, JABAR
5. Radio Hang Batam Siaran langsung dan siaran tunda kajian setiap hari.
6. Radio Muslim Siaran langsung dan siaran tunda kajian di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Tersedeia fasilitas download rekaman kajian
7. Radio Suara Qur'an Siarang langsung dan rekaman via streaming atau yahoo confrense
8. Telaga Hati Web pribadi Ust. Abu Zubair al-Hawary, Lc. Siaran langsung kajian pada waktu tertentu setiap hari. Terdapat artikel-artikel tulisan ustadz dan rekaman kajian yang bisa di download, serta tersedia ruang konsultasi langsung dengan ustadz.
II
Rujukan Ilmiah
1. Al-Manhaj Berisi ribuan artikel dari berbagai buku dan majalah seputar permasalahan keseharian baik ibadah dan muamalah
2. Abu al-Jauzaa Blog pribadi ust. Abu al-Jauzaa, berisi beragam pembahasan ilmiah yang sangat bermanfaat. TErsedia fasilitas download kitab-kitab rujukan berbahasa Arab.
3. Abu Salma al-Atsary Blog pribadi ust. Abu Salma al-Atsary, berisi artikel dari bebagai pembahasan permasalahan agama. Tersedia fasilitas download eBook dan audio berbahasa Indonesia dan Arab
4. Abu Umair as-Sundawiy Blog pribadi Ust. Abu Umair as-Sundawi yang terisi artikel dan diskusi/pembahasan ilmiah seputar masalah-masalah agama, yang pada awalnya berasal dari milis salafi ITB.
5.
Biografi Ulama Berisi biografi dari para sahabat, tabi'in, tabiut tabi'in, dan para ulama dari beberapa generasi

Blog Abu Hudzaifah
Berisi kumpulan ustadz Abu Hudzaifah, mahasiswa S2 Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah
6.
Buletin at-Tauhid
Berisi kumpulan artikel yang berkaitan dengan masalah tauhid.
7.
Dakwah Tauhid Blog pirbadi Ust. Ari Wahyudi berisi artikel-artikel ilmiah mengenai dakwah tauhid dan amal ibadah lainnya.
8.

Maktabah Raudhah al-Muhibbin

Berisi eBook yang bermanfaat untuk seluruh anggota kelurga. Tersedia juga eBOok untuk anak-anak.
9.
Mengenal Islam dari Dekat Blog pribadi ust Muhammad Abduh T berisi artikel-artikel seputar permasalahan agama.
11.
Muslim Berisi artikel ilmiah dari para adatidzh yang dikelola oleh YPIA. Tersedia ruang tanya jawab.
12.
TAnya Jawab Agama Islam
Blog pribadi Ustadz Abdullah Roy, mahasiswa S2 Jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah
13
Ustadz Abu Haidar
Berisi kumpulan tulisan Ustadz Abu Haidar, disertai ruang konsultasi ustadz
14.
Ustadz Aris Munandar
Berisi kumpulan tulisan ustadz Aris Munandar Ss., pengajar YPIA dan Mediu Yogyakarta
15
Ustadz Kholid Web pribadi ust. Kholid Syamhudi, Lc. Berisi artikel=artikel dalam permasalahan agama yang sangat bermanfaat. Tersedia ruang konsultasi ustadz.
III
Forum dan Group
1.
Assunnah Me Situs direktory tools dan media, RSS milis dan bloggers sunnah, mesin pencari as-sunnah, berkas publik, dll.
2. Forum As-Sunnah forum komunikasi, berbagi ilmu dalam berbagai bidang permasalahan agama, informasi dan teknologi, jadwal kajian, dan lain sebagainya.
IV
Ruang Muslimah
1.
Jilbab online Terdapat kumpulan artikel yang bermafaat bagi wanita muslimah
2.
Muslimah Berisi kumpulan artikel yang bermafaan bagi kaum Muslimah, sebagai pribadi, iseri dan ibu rumah tangga.
3.
Muslimah Salafiyyah Group muslimah yang berisi aritkel-artikel yang bermanfaat untuk kaum muslimah, yang dikutip dari berbagai sumber
V

Web Masyaikh (ENglish)


1.
Syaikh Albani Berisi beberapa artikel dari Syaikh al-Albani rahimahullah
2.
Syaikh Bin Baaz Berisi beberapa artikel dari Syaikh Bin Baaz rahimahullah
3.
Syaikh Al-Utsaimin Berisi beberapa artikel dari Syaikh al-Utsaimin rahimahullah
4.
Syaikh Muqbil Berisi beberapa artikel dari Syaikh Muqbin rahimahullah
5.
Syaikh Rabi bin Hadi Berisi beberapa artikel dari Syaikh Rabi bin Hadi hafidzahullah
6.
Syaikh Saleh al-Fauzan Berisi beberapa artikel dari Syaikh Fausan hafidzahullah
7.
Syaikh Ubaid al-jabiri Berisi beberapa artikel dari Syaikh Ubaid al-Jabiri hafidzahullah
VI

Situs Berbahasa Inggris


1.
Ahlul Ahaadits
2.
Al-Asaala Situs Albani center berbahasa Inggris. Didalamnya terdapat berbagai artikel dan ebook yang sangat bermanfaat
3.
Al-Ibaanah Berisi eBook dan artikel terjemahan Ismail al-Arcoon
4.
Al-Muflihoon Berisi eBook, artikel terjemahan Abu Wahidah as-Salafiy
5.
Al-Baseerah Berisi audio dari muhaadharah masyaikh. Juga tersedia transkrip dalam bahasa Inggris
6.
Al-Islam Direktori artikel dari berbagai kategori. Tersedia software perhitungan zakat, serta pencarian hadits online
7.
Call to Islam Berisi berbagai artikel yang sangat bermanfaat
8.
Fatwa Online Berisi artikel, biografi dan kumpulan fatwa-fatwa ulama
9.
Islamway Recitor List Daftar qari yang membawakan murottal baik lengkap 30 juz maupun yang hanya sebagian, yang dapat anda dengarkan atau download dengan formal rm dan mp3
10.
IslamBasic Berisi berbagai eBook, hasil scan dari buku-buku yang telah banyak beredar. Koleksi pustaka online ini bercampur aduk dengan pemikiran haroki, and aperlu lebih selektif jika ingin memiliki eBook yang benar-benar bermanfaat.
11.
Islam House Berisi eBook yang sangat bermanfaat dalam berbagai bahasa.
12.
Madeenah Berisi artikel yang sangat bermanfaat
13.
Salafi Manhaj Berisi eBook dan artikel yang bermanfaat
14.
Subulus Salam Berisi berbagai artikel yang bermanfaat
15.
The Clear Path Berisi kumpulan artikel dan biografi para ulama
16.
Understand Islam Situs yang semula dikelola oleh Dr. Saleh as-Saleh rahimahullah, berisi berbagai artikel yang bermanfaat karnya beliau. Juga tersedia eBook untuk anak-anak.
VIII
Belajar Bahasa Arab
1.
Arabic Web ID Berisi pelajaran Aahasa Arab dari buku Nahwu Wadhi, beberapa cyair dan buku urjukan belajar bahasa Arab
2.
Arab Indo Berisi pelajaran Bahasa Arab yang juga menyediakan download materi yang disusun oleh tim Arab Indo
3.
Badar Online Pelajaran Bahasa Arab Dasar yang dikelola oleh tim Muslim.or.id
4.
Madinah Arabic Berisi penjelasan Durus Lughah I dalam bahasa Inggris, dilengkapi dengan gambar dan audio.
IX
Link Ukhuwah

1.
Abu Farhan
Pengelola al-akh Abu Farhan, berisi beberapa tutorial yang bermanfaat untuk blog dakwah
2.
Al-Qiyamah
Pengelola Akhi Ibnu Salim
3.
Ruang Andhiena
Pengelola Ukhty Ummu Zaidaan
4.


5.
Ummu Shofiyyah
Pengelola Ummu Shofiyyah



Belum semua link yang ada bisa kami masukkan dalam daftar di atas. Yang kami cantumkan adalah website yang pernah kami kunjungi dan mengambil manfaat darinya yang terlintas di ingatan kami, serta beberapa link ukhuwah.